Dampak Dinuslib untuk Pemustaka

Karena ingin mengetahui apakah Dinuslib bermanfaat untuk pemustaka, Dinuslib melakukan survey singkat menggunakan google form. Link google form dibagikan melalui Instagram Dinuslib. Untuk menarik pemustaka agar mengisi survey, Dinuslib menyediakan hadiah bagi pemustaka yang beruntung. Sebanyak 496 pemustaka mengisi survey yang Dinuslib buat. 496 pemustaka tersebut semuanya mahasiswa Udinus. 62,2% mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer, 16,3% mahasiswa Fakultas Ekonomi & Bisnis, 10,6% mahasiswa Fakultas Kesehatan, 5,4% mahasiswa Fakultas Teknik, 4,2% mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya, dan 1% mahasiswa pascasarjana.

94,2% pemustaka mengaku pernah membuat karya ilmiah. Kebanyakan karya ilmiah yang dibuat adalah tugas akhir. 48,8% pemustaka membuat karya ilmiah tersebut menggunakan referensi dari sumber yang disediakan Dinuslib. Hal ini membuktikan bahwa fungsi utama Dinuslib sebagai penyedia sumber informasi benar-benar telah terlaksana. Pemustaka memanfaatkan sumber referensi yang disediakan oleh Dinuslib. Dari berbagai macam sumber referensi yang disediakan, 59,8% pemustaka memanfaatkan artikel jurnal yang dilanggan oleh Dinuslib, sedangkan 25,4% pemustaka memanfaatkan buku cetak. Sisanya memanfaatkan e-book dan tugas akhir yang didisplay oleh Dinuslib. 78% pemustaka mengaku, menurut pendapat pribadi mereka Dinuslib memiliki dampak untuk prestasi pemustaka. Walaupun sudah jelas terlihat dari hasil di atas tadi, yakni Dinuslib menyediakan sumber informasi yang dimanfaatkan oleh pemustaka untuk menunjang perkembangan prestasi mereka dalam bidang akademik. Selain dampaknya dalam penyediaan sumber informasi, pemustaka menyebutkan bahwa Dinuslib juga memiliki dampak dalam menambah wawasan, mendukung orisinalitas karya ilmiah, serta menyediakan tempat yang kondusif untuk belajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.